Showing posts with label praktikum. Show all posts
Showing posts with label praktikum. Show all posts

Wednesday, June 24, 2015

Kepada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang sedang mengikuti Blok The Reproductive System and Disorders diharapkan untuk membaca pengantar praktikum histology sebelum mengikuti praktikum pada hari Jumat tanggal 26 Juni 2015.

Pengantar praktikum histology bisa dibaca pada alamat/ link ini :



JIka Anda ingin versi PDF bisa didownload di alamat ini :

Diharapkan juga untuk kembali membaca teks book histologi, sebelum praktikum agar pemahaman tentang struktur histologis male and female reproductive system menjadi lebih baik.

Sunday, July 14, 2013

Kepada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana semester VI yang sedang mengikuti Blok The Reproductive System and Disorders diharapkan untuk membaca pengantar praktikum histology sebelum mengikuti praktikum pada hari Jumat tanggal 19 Juli 2013.

Pengantar praktikum histology bisa dibaca pada alamat/ link ini :

JIka Anda ingin versi PDF bisa didownload di alamat ini :


Diharapkan juga untuk kembali membaca teks book histologi, sebelum praktikum agar pemahaman tentang struktur histologis male and female reproductive system menjadi lebih baik.

Wednesday, July 11, 2012

Pengantar Praktikum Female Genital Histology

Berikut ini adalah panduan praktikum Female Genital Histology pada blok The Reproductive System and Disorders yang dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 13 Juli 2012. Pada Praktikum ini ada 7 Slide dengan kode F1 sampai F7. Isi masing-masing slide bisa dibaca pada penjelasan dibawah ini. 


OBJECTIVES:
  1. Understand and identify the stages of follicular growth (primordial, primary, secondary, tertiary), as well as the changes that occur in the follicular wall during pregnancy.
  2. Identify the structure of the oviduct.
  3. Describe the changes that occur in endometrium during the menstrual cycle as well as the changes that occur during pregnancy.
  4. Identify the structure of the vagina
SLIDE F7 (Ovarium)
Pada Slide ini Anda bisa mengamati struktur mikroskopik ovarium dan juga oviducts. Sebelum Anda mulai melihat slide coba ingat kembali struktur mikroskopis ovarium, dan ingat apa yang terjadi pada ovarium pada setiap siklusnya (fase proliferasi, ovulasi dan luteal)
Mulailah mengamati dengan pembesaran kecil, amati keseluruhan ovarium. Identifikasi jaringan ikat yang membungkus keseluruhan ovarium yaitu tunika albugenia. Coba identifikasi epitel yang melapisi bagian luar tunika albugenia yang disebut germinal epithelium. (contoh)
Kemudian geser pengamatan kearah lebih dalam dari tunika albugenia, coba identifikasi folikel primordial yang terbenam diantara stroma jaringan ikat. (berapakah jumlah spermatogonia saat lahir dan berapa jumlahnya saat pubertas???).

Folikel primordial terdiri dari satu oosit primer dikelilingi oleh lapisan sel folikel pipih. Kemudian coba identifikasi folikel yang mempunyai ukuran lebih besar dari folikel primordial dan terletak lebih dalam (ke arah medulla), yaitu folikel primer [contoh] di mana oosit besar dikelilingi oleh lapisan sel folikuler kuboid. (sebutkan dua jenis foliker primer !!!) . Diantara oosit dan sel granulosa coba identifikasi sebuah lapisan bening yang disebut zona pelusida.

Kemudian identifikasi folikel dengan ukuran lebih besar dengan ruangan didalamnya, yang disebut folikel sekunder. [contoh]. Folikel sekunder memiliki ruangan diantara sel granulosa yang disebut antrum.  Coba identifikasi oosit, cumulus oophorus, corona radiata, zona dan zona pellucida. Amati juga jaringan ikat disekitar folikel !!!. (Coba ingat kembali tentang teka interna dan teka eksterna beserta fungsinya !!!). 
Dengan perkembangan lebih lanjut, folikel sekunder menjadi folikel de Graafian [contoh]. Folikel ini memiliki ukuran paling besar.  Oosit telah mencapai ukuran penuh, terletak eksentrik dalam folikel dibungkus oleh  cumulus oophorus. Antrum semakin besar dan dinding folikel semakin tipis. Pada pertengahan siklus, satu folikel akan mengalami ovulasi. Coba jelaskan proses ovulasi !!!!



SLIDE F1 (Corpus Luteum)
Pada slide ini coba amati struktur berlipat-lipat dengan ukuran cukup besar di dalam ovarium. Ini adalah corpus luteum (contoh) . Coba jelaskan proses pembetunkan corpus luteum setelah proses ovulasi !!! , kemudian jelaskan  nasib korpus luteum !!!!


SLIDE F2, F3, DAN F4 (Endometrium)
Slide F2 sampai F4 adalah endometrium pada berbagai tahap siklus menstruasi. Sebelum mulai mengamati slide coba ingat struktur mikroskopis uterus yang terdiri dari endometrium, myometrium dan adventisia. Pelajari lagi perubhan yang terjadi pada endometrium pada tahap proliferasi, sekresi dan menstrusi. Ingat kembali pengertian stratum basalis dan fungsional dari endometrium. Pelajari pengaturan hormon pada siklus menstruasi!!!


SLIDE F2
Fase menstruasi terjadi pada hari 1-4 dari siklus menstruasi. Pada fase ini telah terjadi pelepasan stratum functionalis dan yang tersisa hanyalah stratum basalis.  Coba identifikasi myometrium yang tebal kemudian identifikasi lapisan endometrium yang relatif tipis dengan sisa-sisa kelenjar.(coba ceritakan proses menstruasi !!!!)


SLIDE F3
Fase proliferatif (hari 5-14 siklus menstruasi). Pada fase ini lapisan fungsional endometrium kempali dibentuk. Endometrium menjadi lebih tebal, dan kelenjar mempunyai bentuk lurus. Coba identifikasi myometrium dan kemudian identifikasi endometrium dengan kelenjarnya yang berbentuk lurus. (Coba ceritakan struktur ovarium pada saat endometrium berada pada fase ini !!!! dan ceritakan hormon yang dominan pada fase ini !!!!)


 SLIDE F4
Fase Sekresi (hari 15-28 siklus menstruasi) Pada fase ini kelenjar endometrium mulai menghasilkan sekresi dan mempunyai struktur yang berkelok-kelok (coiled). Endometrium mencapai ketebalan maksimal selama periode ini, dan arteri spiral terus tumbuh dan meluas ke daerah dangkal dari lapisan fungsional. Ada juga infiltrasi leukosit yang cukup besar dalam stroma.
Coba identifikasi myometrium,kemudian identifikasi myometrium yang tebal dengan kelenjar yang berkelok-kelok.
(coba jelaskan apa yang terjadi pada ovarium pada saat endometrium berada pada fase ini, dan ceritakan hormon yang dominan pada fase ini !!!, Jelaskan juga apa yang terjadi pada endometrium jika oosit dibuahi (fertilisasi) dan jika oosit tidak dibuahi!!!!)


SLIDE F6 (Oviduct)
Sebelum mempelajari slide ini coba ingat lagi tentang pembagian anatomis dari oviduct, pelajari juga tentang fungsi dari oviduct !!!!
Dengan perbesaran kecil amati lipatan-lipatan mukosa yang dilapisi oleh epitel, amati juga lapisan-lapisan pada dinding oviduct. (coba sebutkan lapisan pada dinding odviduct!!!!) (contoh)
Kemudian dengan perbesaran lebih kuat coba identifikasi epitel yang melapisi lumen oviduct. Kemudian amati otot polos yang melapisi dinding oviduct !!!.
(Coba jelaskan struktur pada oviduct yang berperan dalam transport oosit !!! dan jelaskan fungsi sekresi yang dihasilkan oleh sel-sel epitel !!!!)


SLIDE F5 (vagina)
Pada perbesaran rendah, perhatikan tiga lapis dinding vagina: lapisan mukosa, lapisan otot polos, dan lapisan adventitia. Perhatikan epitel yang melapisi vagina berupa stratified squamous epithelium yang sangat tebal !!!!! (contoh) (Jelaskan komponen yang terdapat pada sel epitel yang menyebabkan vagina memiliki suasana agak asam !!!!)
Jaringan lamina propria berisi banyak sabut elastis dan serat kolagen. Lapisan otot polos terdiri dari lapisan sirkular didalam dan lapisan longitudinal di luar.

disusun oleh : dr. I Wayan Sugiritama, M.Kes


Anda Bisa Download Versi PDF di alamat ini : PENGANTAR PRAKTIKUM FEMALE GENITAL HISTOLOGY

Pengantar Praktikum Male Genital Histology

Berikut ini adalah pengantar praktikum histologi Blok Genital System and Disorders yang dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 13 Juli 2012. Pada praktikum ini disediakan 7 slide histologi dengan kode M1 sampai M7. Untuk penjelasan masing-masing slide bisa dibaca pada keterangan dibawah ini :

OBJECTIVES :
  1. Recognize germ cells at different steps of spermatogenesis in the seminiferous tubule.
  2. Recognize Sertoli cells and Leydig cells, and explain their roles in the production of sperm and regulation of the male reproductive system.
  3. Recognize the various parts of the male reproductive tract in histological section, and explain the contribution of each part to the production of semen for the final ejaculate.
  4. Recognize and understand the histological organization of the prostate gland, Seminal vesicle gland dan Bulbourethral Glands 

TESTIS
Slide (M1) :
Pada slide ini Anda bisa mengamati parenkim testis yang dibungkus oleh kapsul tunika albugenia yang terdiri dari jaringan ikat padat. Dalam testis Anda akan melihat  berbagai bentuk tubulus seminiferus , dengan jaringan interstitial diantaranya. Dalam jaringan interstitial diantara tubulus seminiferus cobalah identifikasi kelompok sel Leydig (bisa dengan pembesaran yang lebih besar), yang mensekresikan hormon testosteron. Pada jaringan interstitial juga bisa dilihat pembuluh darah dan sel-sel yang lebih kecil yang merupakan sel dari jaringan ikat longgar.
Sekarang fokuskan pengamatan pada tubulus seminiferus dan gunakan lensa obyektif yang lebih kuat. Setiap tubulus seminiferus dikelilingi oleh lapisan pembatas yaitu tunika propria, terdiri dari sel pipih. Sel-sel besar yang terletak dekat dengan membran basal dan memiliki inti bulat adalah spermatogonium . Sekarang geser pengamatan kearah lebih dalam dari tubulus seminiferus dan coba identifikasi spermatosit primer yang mempunyai ciri : sel berukuran besar,dengan inti besar ditengahnya. Spermatosit sekunder tidak mudah ditemukan karena setelah terbentuk dalam waktu singkat langsung mengalami mitosis menjadi spermatid
Semua sel-sel yang lebih kecil di bagian atas epitel (dekat delan lumen tubulus) adalah spermatid dalam berbagai tahap diferensiasi untuk menjadi spermatozoa. Para spermatid awalnya memiliki inti bulat, tetapi secara bertahap menjadi lebih kecil, lebih padat dan menyerupai bentuk kepala sperma.
Sekarang coba identifikasi  sel Sertoli dengan ciri-ciri : nukleus yang besar, relatif pucat dan tidak teratur bentuknya. Diantara sel sertoli bisa diidentifikasi spermatogenic epitelium dalam berbagai derajat maturasi.
TIPS MEMBEDAKAN SEL SERTOLI, SPERMATOGONIUM DAN SPERMATOSIT PRIMER
Sel Sertoli menyelimuti sel-sel gamet selama proses maturasinya. Sel Sertoli dapat dibedakan karena mereka memiliki warna pucat dengan nukleus berbentuk oval inti dan bentuk sel yang tidak beraturan, batas antar sel tidak jelas Inti  
Spermatogonia adalah sel-sel prekursor yang besar dan selalu terletak di sepanjang membran basal tubulus.
Spermatosit primer memiliki ukuran paling besar (diantara sel-sel gamet), inti heterochromatic, dan mereka terletak di antara membran basal dan lumen tubulus. 

 SLIDE M3
Pada slide ini selain bisa mengamati parenkim testis yang dibungkus tunika albugenia, Anda juga bisa mengamati mediastinum testis dengan rete testis didalamnya, ductus epididymis dan awal dari ductus deferents.
Dengan pembesaran kecil coba identifikasi testis yang dibungkus tunika albugenia dengan tubulus seminiferus didalamnya. Coba ingat kembali perjalanan spermatozoa setelah dilepas dari tubulus seminiferus, ductus apakah yang dilewati hingga spermatozoa mencapai epididymis dimana spermatozoa akan disimpan sampai saatnya ejakulasi?
Coba geser pengamatan Anda sepanjang tunika albugenia dan temukan bagian tunika albugenia yang paling tebal, bagian ini disebut mediastinum. Didalam mediastinum coba identifikasi saluran-saluran dengan bentuk tidak teratur yang disebut sebagai rete testis. Ductus apakah yang dilewati spermatozoa sebelum mencapai rete testis ??? dan bagaimanakan strukturnya ???
Amati bahwa rete testis dilapisi oleh sel epitel kuboid dan Anda mungkin melihat mikrovili dibagian atas epitel. 
Sekarang kembali dengan pembesaran kecil dan pindahkan pengamatan kebagian slide yang berada diluar tunika albugenia. Coba amati adanya epididymis !!!!. Sekarang dengan pembesaran lebih kuar amati struktur mikroskopik epididymis !!! Epididymis dilapisi oleh pseudostratified columnar epithelium dengan stereocilli dipermukaannya.  Anda mungkin dapat melihat lapisan tipis otot polos di sekitar tubulus, yang mungkin bertindak dengan gerakan peristaltik untuk memindahkan sperma bersama. (Apa yang dimaksud dengan steterocillia ???? Coba ingat proses pematangan spermatozoa yang terjadi di epididymis!!!!)
Pada slide ini Anda juga bisa mengamati bagian awal dari vas deferens!!! Coba amati strukturnya dan bandingkan dengan struktur pada slide M5 !!!!

SLIDE M2
Pada slide ini bisa diamati epididymis, Anda bisa mengamati epididymis yang berupa tabung dengan spermatozoa dilumennya. Coba identifikasi epitel yang melapisi dinding epididymis dan identifikasi otot polos pada dindingnya !!!

SLIDE M5
Pada slide ini Anda bisa mengamati struktus mikroskopis vas/ductus deferens. Dengan pembesaran kecil coba amati struktur spernti tabung yang berada ditengah-tengah slide, sekarang coba dengan pembesaran yang lebih kuat. Coba identifikasi lapisan-lapisan pada dinding vas deferens !!!
Identifikasi epitel yang melapisi vas deferens yang dilapisi oleh pseudostratified epithelum, kemudian amati lapisan otot polos yang sangat tebal dan lapisan jaringan ikat dibagian paling luar.
Coba ingat fungsi dari vas deferens yang mempunyai lapisan otot polos yang tebal !!!! kemudian pelajari perubahan struktur vas deferens ketika mendekati prostat !!!!

SLIDE M4
Pada slide ini Anda bisa mengamati struktur mikroskopis asesori glands yaitu vesikula seminalis. Identifikasi lipatan-lipatan mukosa yang dilapisi oleh epitel simple columnar sampai pseudostratifed columnar epithelium. Pada dindingnya coba identifikasi lapisan otot polos yang cukup banyak.
Ingat kembali tentang fungsi kelenjar vesikula seminalis !!! Bagamana karakteristik sekresinya ??? Berapa persen kontribusinya pada total volume semen ?? dan apa fungsi sekret dari vesikula seminalis ???
SLIDE M6
Pada slide ini Anda bisa mengamati struktur mikroskopik kelenjar prostat. Kelenjar terdiri dari 15-30 kelenjar tubuloalveolar yang mengeluarkan sekresinya secara terpisah ke dalam uretra. Coba identifikasi unit sekresi kelenjar prostat yang dilapisi simple columnar epithelium. Unit sekresi kelenjar prostat dilapisi oleh otot polos yang cukup tebal. Pada slide ini Anda juga bisa mengidentifikasi ductus-ductus kelenjar prostat.
Coba ingat tentang karakteristik sekresi kelenjar prostat dan fungsinya !!!!! Dan pelajari tentang pembagian zona pada kelenjar prostat dan peran pentingnya diklinik !!!!
SLIDE M7
Pada Slide ini Anda bisa mengamati struktur mikroskopis kelenjar Bulbourethral. Coba identifikasi unit sekresinya yang dilapisi oleh simple cuboidal epithelium, pada stroma Anda juga bisa mengamati adanya otot polos. Coba ingat kembali tentang karakteristik sekresi kelenjar Bulbourethral dan fungsinya !!!!
disusun oleh dr. I Wayan Sugiritama, M.Kes

Anda Bisa Download Versi PDF di alamat ini : PENGANTAR PRAKTIKUM MALE GENITAL HISTOLOGY

Tuesday, September 27, 2011

Praktikum Histologi Alimentary System (2011)

Sunday, September 25, 2011

Presentasi ini tentang penuntun praktikum histologi alimentary system. Dalam presentasi ini dibahas tentang cara mengenali struktur mikroskopis rongga mulut, bibir, lidah, esophagus, lambung (gaster), duodemun, jejenum, ileum, colon dan apendiks. Disusun dengan sangat praktis dan sangat mudah diterapkan. Presentasi ini disusun untuk kegiatan praktikum mahasiswa kedokteran universitas udayana pada blok alimentary system.

Penuntun Praktikum Histologi Alimentary System -

Popular Posts